Kawat Nyamuk: Fungsi, Kegunaan dan Jenis-Jenisnya

Fungsi, Kegunaan dan Jenis-Jenis Kawat Nyamuk

Kawat nyamuk merupakan sebuah kawat yang dipasang pada ventilasi hunian seperti pada pintu maupun jendela untuk mencegah nyamuk dan serangga lainnya masuk ke dalam rumah. Selain fungsinya sebagai penangkal serangga, kawat ini juga dijadikan sebagai model estetika tambahan sehingga hunian memiliki keunikan tersendiri. Apalagi jika hunian tersebut mengangkat gaya industrialis maka kawat ini sangat berpengaruh dalam memperkuat kesan indutrialis.

Kawat nyamuk dewasa ini tidak hanya dipasang pada kusen kayu saja, namun juga dipasang pada kusen alumunium maupun kusen PVC.

Kegunaan Kawat Nyamuk

Selain berguna untuk mencegah nyamuk dan serangga lainnya masuk juga sebagai penambah estetika ruangan, kawat ini dalam kerapatan tertentu juga mampu menahan debu dan kotoran lainnya masuk ke dalam ruangan/hunian. Dengan kata lain kawat ini dapat sekaligus dijadikan penyaring udara sehingga udara yang masuk hanya udara bersih saja.

Anda tidak perlu khawatir kesulitan saat membersihkan kawat karena kawat yang terkena kotoran atau tertempeli serangga mati sangat mudah dibersihkan, lebih mudah dibandingkan dengan membersihkan ventilasi karena kotorannya akan lebih banyak.

Jenis Material Kawat Nyamuk

Jika zaman dahulu kawat ini hanya dibuat dari kawat murni saja, kini lebih banyak jenis material yang menjadi bahan dasarnya. Adapun jenis kawat anti nyamuk berdasarkan jenis materialnya antara lain:

1. Alumunium

Material pertama adalah alumunium. Keunggulan alumunium dibandingkan dengan kawat asli adalah beratnya yang lebih ringan serta lebih mudah saat proses pemasangannya. Selain itu warnanya juga lebih dapat divariasikan. Alumunium juga tahan karat sehingga akan lebih awet dibanding kawat asli.

2. Stainless

Bahan stainless menghadirkan juga jenis ketebalan yaitu ketebalan tinggi untuk pintu dan yang tipis untuk jendela. Kawat menggunakan material ini membuat pandangan keluar lebih jernih. Stainless juga memunculkan kesan yang lebih modern dibandingkan dengan material lainnya sehingga tampak lebih kekinian saat dipasang.

3. Kaca Fiber

Tampilannya akan seperti kaca yang disusun menyerupai kawat. Material ini mampu menawarkan suasana yang tampak baru. Selain itu harga kawat nyamuk kaca fiber lebih murah dibandingkan dengan harga kawat dari material lainnya.

Itulah jenis-jenis kawat anti nyamuk berdasarkan materialnya. Anda dapat memilih manapun yang Anda inginkan untuk dipasang. Masing-masing material tentunya memiliki kekurangan dan kelebihan, namun itu tidak akan menyulitkan Anda jika Anda menempatkannya di tempat yag tepat dan merawatnya dengan baik.

Jenis Frame Kawat Nyamuk

Saat Anda membeli kawat anti nyamuk jenis apapun materialnya, Anda tidak hanya akan membeli kawat, tetapi dilengkapi dengan frame yang fungsinya memudahkan Anda dalam pemasangan. Frame kawat nyamuk sendiri terbagi ke dalam beberapa jenis, di antaranya:

1. Frame magnet

Frame magnet adalah frame yang bahan dasarnya dari magnet asli. frame ini akan memudahkan Anda dalam memasang kawat khususnya pada kusen jendela atau pintu yang terbuat dari logam.

2. Frame karet

Frame karet adalah frame yang terbuat dari karet. Frame ini akan memudahkan Anda dalam pemasangan kawat pada kusen alumunium, kayu bahkan temboh sekalipun.

3. Frame gulung

Frame ini sangat praktis karena untuk menggunakannya, Anda tinggal membuka gulungan lalu dipasang vertikal. Frame ini umumnya terbuat dari material kaca fiber.

4. Frame lipat

Frame ini juga sama praktis dan menawarkan model yang lebih modern sehingga cocok untuk menambah estetika hunian.

Itulah jenis-jenis frame kawat nyamuk yang ada di pasaran. Harganya sangat variatif dan Anda dapat memilihnya tergantung kebutuhan Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *