Macam-macam Cara Kerja Roller Blind yang Perlu Kamu Tahu!

Cara Kerja Roller Blind yang Perlu Kamu Tahu!

Diantara kita pernahkah mendengar sebuah benda bernama roller blind? Benda tersebut adalah tirai modern yang memiliki berbagai macam bentuk dan variasi. Tirai ini juga memiliki beberapa manfaat serta kegunaan yang berbeda dengan tirai pada umumnya loh. Blind merupakan produk inovasi tirai yang terdiri dari beberapa jenis dan model tertentu. Disamping itu semua, anda juga perlu mengetahui cara kerja benda yang banyak digunakan pada bangunan-bangunan komersial berikut ini. Tirai ini memiliki cara kerja yang juga terdiri dari beberapa macam. Cara kerja blind tergantung pada jenisnya. Umumnya cara kerja blind adalah dengan menarik salah satu tali yang terhubung dengan tirai, kemudian tirai akan naik dan membuka atau menutup. Nah sekarang kita simak yuk beberapa penjelasan mengenai cara kerja blind sebelum anda mulai untuk menggunakannya.

Inilah Cara Kerja Roller Blind yang Beraneka Macam!

Flexy stop

Cara Kerja Roller Blind yang Perlu Kamu Tahu!

Cara kerja yang pertama pada tirai berbentuk minimalis ini adalah sistem flexy stop. Mekanisme kerjanya terbilang cukup sederhana, blind dengan sistem ini memiliki sebuah tali dengan bandul yang dikaitkan di tengah tirai. Jika anda menarik bandul tersebut, secara otomatis tirai akan tergulung kemudian membuka. Untuk menutupnya, anda hanya perlu menarik bandul kembali sampai bawah sesuai dengan yang anda inginkan. Cara kerja ini sangat mudah ditemui di berbagai variasi blind.

Chain (rantai) standar dan chain heavy duty

Cara Kerja Roller Blind yang Perlu Kamu Tahu!

Mekanisme kerja blind berikutnya adalah dengan menggunakan chain atau rantai. Ada dua tipe rantai yang biasa digunakan pada sebuah blind. Tipe rantai itu adalah yang standar dan heavy duty. Baik standar maupun heavy duty, sistem chain memakai rantai yang diletakkan di sisi pinggir blind. Perbedaannya dapat dilihat dari ukuran rantai tersebut. Untuk yang standar, rantai yang digunakan cenderung lebih kecil, sedangkan yang heavy duty biasanya lebih besar dan lebih berat. Cara kerja pada sistem tersebut adalah dengan menarik rantai untuk membuka dan menutupnya. Jika blind yang anda gunakan berukuran kurang dari 2 meter, maka sebaiknya anda memilih sistem chain standar. Sebaliknya, jika blind yang dipilih memiliki ukuran lebih dari 2 meter, maka sebaiknya anda memakai chain dengan tipe rantai heavy duty.

One touch (self released)

Cara Kerja Roller Blind yang Perlu Kamu Tahu!

Sistem kerja terakhir yang paling sering dipakai pada mekanisme blind adalah sistem one touch. Mekanisme tersebut merupakan sebuah inovasi cara kerja otomatis yang sangat simple dan efisien dalam membuka dan menutup tirai. Dilihat dari bentuknya, blind dengan sistem tersebut sekilas mirip dengan sistem chain. Hanya saja. hal penting yang perlu anda tahu adalah sistem ini dapat menutup secara otomatis hanya dengan satu tarikan rantai saja. Berbeda dengan sistem chain yang harus menarik rantai blind secara manual, pada cara kerja sistem ini rantai cukup digerakkan sedikit dan tirai akan turun dengan sendirinya.

Beberapa cara kerja yang telah disebutkan diatas sangat umum ada diberbagai variasi dan jenis blind. Sebenarnya masih ada beberapa cara kerja lain, hanya saja ketiga cara kerja tersebutlah yang paling sering digunakan oleh para produsen pembuat roller blind. Sebagai konsumen yang bijak, anda harus memikirkan baik-baik blind seperti apa yang akan anda pilih sebagai pelindung jendela hunian anda. Pilihlah yang sesuai dengan apa yang anda butuhkan. Nah, sekarang anda sudah paham kan cara kerja blind seperti apa?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *